Ma Vie

Jika air mata tak cukup lagi menceritakan derita, maka Teriaklah !! Atau tikamlah kata-kata, lalu kumpulkan cecerannya ke dalam kertas-kertas. Biarkan angin berhembus menerbangkannya dan alam raya membacanya , agar ikut berbela sungkawa atas meninggalnya sebuah cerita cinta .

Ma photo
Nom :
Lieu : Jakarta, Selatan, Indonesia

Je suis la belle femme dans sans regret et j'adore les beau hommes :))

vendredi, février 03, 2006

Don't Feel it, Taste it!


2006.02.03 ; 14.55

Terkadang ‘sakit’ adalah jelmaan pembunuh yang paling yahud. Padahal yang dimaksud itu kan cuma ‘rasa’. Sesuatu yang tidak nyata, ga bisa diliat, ga tersentuh dan sulit untuk bisa dipertanggungjawabkan. Kenapa harus ada dendam, kenapa harus ada cinta, kalo kita punya kuasa untuk semua rasa.

Seorang temen pernah bilang, manusia bisa melahirkan atau mematikan cinta, kalo mau!! --Loe bisa aja jatuh cinta ama Brad Pitt (idih, angkatan lama banget siih sampelnya ^_^), tapi kan gak mungkin getooo looh— katanya (waktu itu).

Awalnya gw mati2an membela ‘pihak’ perasaan. Tapi pada akhirnya gw kembali juga mengakui statement bahwa manusia harus mampu membatasi diri dan harus punya batasan diri. Loh kenapa? Kalo guru sosio en antropologi sma gw dulu bilangnya sih simpel aja...”Yah, memang harus begitu. Contohnya, manusia harus punya tenggang rasa. Kalo ngga, kejadiannya pasti berantem terus. Bisa2 ada perang dunia tiga empat dan seterusnya cuman gara2 presiden minjem pensil ga bilang2”

Hmm, tenggang rasa...

Lagi2 terkutip kata ‘rasa’ disitu.

Kaya’ gw sekarang...

Lagi2 tenggelam dalam perasaan.

Sepi….sunyi….sendiri….hampa…kosong….

Although I always surrounded with many angels called :Friends.

0 Comments:

Enregistrer un commentaire

Links to this post:

Créer un lien

<< Home