Ma Vie

Jika air mata tak cukup lagi menceritakan derita, maka Teriaklah !! Atau tikamlah kata-kata, lalu kumpulkan cecerannya ke dalam kertas-kertas. Biarkan angin berhembus menerbangkannya dan alam raya membacanya , agar ikut berbela sungkawa atas meninggalnya sebuah cerita cinta .

Ma photo
Nom :
Lieu : Jakarta, Selatan, Indonesia

Je suis la belle femme dans sans regret et j'adore les beau hommes :))

vendredi, février 03, 2006

Dunno Know Where 2 Start, but......

2006.02.03 ; 16.40

Aih aiiih… Cinta!

Cinta yang macam apa sich maksudnyaaaaa?

Cinta ada bermacam jenis kayaknya…..please deh!

Eh trus Cinta ama Simpati –yang sering dia sebut2- tuh ada bedanya gak? :D

Gw sendiri –rasanya- termasuk pengidap sindrom cinta yang tergolong antik. Sepertinya gw lebih cinta ama kucing dan hewan2 lainnya -kecuali cicak, kecoa, tokek dan sejenisnya - daripada manusia. Kalo nonton adegan menyedihkan dalam film hewan, walopun kartun, gw pasti nangis segugukan. Gampang banget kesentuhnya nih qolbu gw. Herannya kalo film manusia mo sedih kaya apa juga gw gak bakalan nangis. Palingan berkaca-kaca ajah Pokoknya silakan menyiapkan mental buat kecewa kalo mo ngajak gw nonton film manusia2 cengeng (lagian gw juga ga demen nonton film2 cemen kayak gitu!). Gw mungkin juga lebih tertarik mungut kucing kurus ditengah jalan daripada ngasi makan pengemis jalanan yang badannya lebih gemuk dari kucing2 gw.

Aneh? Yeaaah, wateva lah! It’s me!!

Cinta..simpati…budi baik.

Apakah hanya sekedar rupa2 nama dari pemberian abstrak yang sederajat? Buat gw jawabannya tetap tidak. Walo semua merupakan cabang dari satu yang dinamakan RASA, tetap ada perbedaan kedalaman, level, penggunaan dan atau entahh apa -hapalah nyebutnya. Gini deh...
-Pernah gak nonton Buser tentang pemuda yang tega membunuh karena cintanya ditolak? Pasti pernah!
-Ada gak cerita orang membunuh karena budi baiknya ditolak? Ada juga siy, tapi umumnya sang pelaku terobsesi atau sakit jiwa!

Terus, urusan simpati? Mari kita serahkan saja pada Telkomsel.

Yang jelas, sepanjang usia gw, kebenaran akan RASA YANG TULUS cuma mutlak disahihkan tentang nabi2 terhadap umatnya, dan hanya pernah gw saksikan pada orangtua terhadap anak2nya…..uhm, sama yang di film jaman dul……

Heeey, fokus..fokus!!!

Okey. [sigh]

Balik ke masalah awal.

Tentunya hubungan bakal berjalan dengan canggung kalo semisalnya gw gak punya perasaan serupa yang diinginkan. Gw bakalan dihantui perasaan bersalah, dan mau gak mau, jujurnya/jahatnya/ge-ernya/egoisnya, kebaikan lain yang akan dia lakukan nanti bakalan gw anggap sebagai perburuan2 akan reward berupa cinta.Sayangnya, gw bukan RATU yang bisa nyanyiin lagu Teman Tapi Mesra sambil joget2 hepi. Gw juga gak mampu menolak cinta seseorang secara gamblang, karena punya beberapa pengalaman buruk tentang itu.

So,Demi menghindari su’udzan berkepanjangan dan kondisi yang rumit di kemudian hari,
Just let me disappear.
Let’s pretend I’m your “bule” God,
and this is the answer of your prayer.
Adios…..ciao….au revoir!

2 Comments:

Anonymous Anonyme said...

test test

3:27 PM  
Anonymous andry ;)) said...

....mau komen gak mutu nih....

Kalau misalnya... teman tapi mesra terlalu berat buat disuguhkan...

biar dia jatuh sendiri dari pohonnya...

hihihihi...

9:10 PM  

Enregistrer un commentaire

Links to this post:

Créer un lien

<< Home